Sabtu, 10 Januari 2009

CERPEN

SENTUHAN CINTA PERTAMA

SMA Negeri 4 adalah sekolah no 1 tervavorit di Jakarta. Sekolah ini tidak matre melainkan sekolah ini mencari murid-murid yang teladan pintar, dan cerdas.
Nasya adalah salah satu murid SMA Negeri 4 Jakarta, dia adalah anak dari keluarga yang kurang mampu, dia anak yang pintar dan dia sekolah dengan fassilitas yang gratis.
Nasya memiliki teman yang bernama Tasya.
Tasya adalah teman dekat Nasya. Dia sangat baik dan memiliki sifat yang sangat terpuji.
Mereka juga mempunyai teman yang bernama Misya dan Masya.
Mereka sangat jahat dan selalu iri melihat Tasya. Karena Tasya sangat disayangi oleh semua guru.
Misya dan Masya selalu berusaha untuk menghancurkan nama baik Tasya.tapi usaha yang dilakukan oleh Misya dan Masya selalu GATOT alias “gagal total”.
Nasya dan Tasya selalu dibilang kuno ole Misya dan Masya. Karena mereka tidak pernah PACARAN. Dan mereka selalu beranggapan kalau Nasya dan Tasya gaulnya Cuma dengan buku-buku di perpustakaan. Tapi, Nasya dan Tasya selalu diam dan tidak pernah ambil peduli.
Misya dan Masya penah menyebarkan isyu yang sangat tidak bermutu. Mereka menyebarkan isyu kalau Tasya memakai jilbab karena di kepalanya ada kutu,borok dan bau.
Semua murid di SMA tersebut sudah mengetahui hal tersebut termasuk teman dekatnya Tasya yaitu Nasya, Utari dan Lastri.
Nasya tidak pernah percaya denagan isyu tersebut. Utari dan Lastri berubah sikap pada Tasya dan Tasya selalu bertanya-tanya “ada apa ini?” gax biasanya mereka semua begini padaku.”
Mereka menceritakan semuanya, dan Tasya pun Cuma sabar karena semua itu “not true”.
1 bulan kemudian, di SMA Negeri 4 Jakarta, kedatangan anak baru pindahan dari Semarang. Anak baru tersebut bernama Falentino.
Falentino adalah seorang cowok yang pintar, cerdas dan beriwibawa.
Dia merupakan bintang kelas di skul nya yang di Semarang.
Pertama Falentino masuk SMA Negeri 4 Jakarta, Falentino bertemu dengan Tasya di perpustakaan. Mereka sama-sama mengambil buku yang sama.
Falentino dan Tasya saling pandang.

Tidak ada komentar: